ku terdian terpaku di teras rumah
menatap air hujan
yang jatuh dengan derasnya
ingin rasanya ku berlari
menerobos derasnya hujan
kemudian berteriak sekencang-kencangnya
melepas semua rasa dalam hati
hujan seaakan mengerta apa yang aku rasakan
aku menyukai hujan
yang memberikan kesejukan di hati
menenangkan gundah diri
seakan dia faham apa yang ku rasakan
entah mengapa
hari ini hatiku gelisah
mungkin karena dia yang datang dalam mimpi
dia yang telah lama hilang dalam fikiranku
datang tanpa permisi dalam mimpi
tapi mimpi itu seakan nyata
seolah tahu apa yang sedang aku inginkan
belaian kasih sayang seorang kekasih
yang memahami perasaanku
memanjakan aku
mengerti akan diriku
walau hanya mimpi
namun semua terasa begitu indah bagiku
saat ku terbangun dan tersadar
semua hanya mimpi
dan pada kenyataannya
dia sudah tak peduli lagi pada diriku
dan semua yang pernah terjadi diantara kita



